HaiSultra.comHAISULTRAHarian Aktual Informasi Sulawesi Tenggara
Trending:#Internasional#Kesehatan#NASIONAL#Olahraga#Pendidikan#Politik#BAU-BAU#BOMBANA#BUTON SELATAN#BUTON TENGAH

Jelang HUT ke-81 RI, Sekretaris Jendral BEM UHO Soroti Potensi Sampah dari Pelepasan Balon ke Udara

KENDARI – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) diminta mempertimbangkan aspek lingkungan dalam s...

Team Redaksi
Team RedaksiPenulis • HaiSultra
2026-08-12 14:10:54
⏱ 1 menit menit baca•👁 98 kali dibaca
Jelang HUT ke-81 RI, Sekretaris Jendral BEM UHO Soroti Potensi Sampah dari Pelepasan Balon ke Udara

KENDARI – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) diminta mempertimbangkan aspek lingkungan dalam setiap rangkaian kegiatan seremonial.

Sekretaris Jenderal BEM Universitas Halu Oleo (BEM UHO), Muh. Kurniawan Saelang, menyoroti penggunaan serta pelepasan plakat dan balon ke udara dalam jumlah besar. Menurutnya, benda-benda tersebut berpotensi menjadi sampah ketika kembali jatuh ke daratan maupun perairan.


Kurniawan menegaskan, kritik tersebut bukan bentuk penolakan terhadap perayaan kemerdekaan. Ia justru mendorong agar kemeriahan HUT RI dapat dikemas dengan konsep yang lebih ramah lingkungan.

“Kami menghargai semangat pemerintah dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan. Namun, setiap kegiatan juga perlu mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, perhatian tersebut tidak hanya ditujukan kepada Pemprov Sultra, tetapi juga seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, momentum kemerdekaan dapat menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk memberikan contoh mengenai pelaksanaan kegiatan yang tetap meriah tanpa menghasilkan persoalan lingkungan baru.

Kurniawan berharap pemerintah daerah mengevaluasi bentuk-bentuk seremoni yang berpotensi menghasilkan sampah dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih berkelanjutan.

“Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk dijaga. Jangan sampai kemeriahan sesaat meninggalkan sampah yang harus ditanggung generasi berikutnya,” tutupnya.

💬Komentar & Tanggapan Pembaca (0)

Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait Lainnya