Konawe (09/10/2024) - Pasangan calon Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR) dan Ir. Hugua, melanjutkan rangkaian kampanye mereka di Kabupaten Konawe. Setelah sebelumnya berkampanye di Desa Puosu, pasangan ini menggelar kampanye kedua di Kelurahan Wawotobi, Kecamatan Wawotobi pada Sabtu (5/10/2024).
Kampanye di Wawotobi dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat Tolaki dan sejumlah tokoh penting lainnya. Di antaranya hadir Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh yang juga Ketua DPD PAN Sultra, Ketua DPD Gerindra Andi Ady Aksar, Mantan Sekda Konawe Selatan Drs. Syarif Sajang, Tokoh Masyarakat Tolaki Litanto, dan perwakilan pemuda Konawe Muhammad Ikram Palesa.
Acara dimulai dengan orasi dari tokoh masyarakat Tolaki, Syarif Sajang. Dalam kesaksiannya, Sajang menyoroti kontribusi ASR terhadap pendidikan dan kesehatan di Sulawesi Tenggara. "ASR telah banyak membantu anak-anak muda yang menempuh pendidikan melalui program beasiswa Be-ASR, dengan jumlah penerima mencapai 4 ribu pelajar dan mahasiswa," ujar Sajang.
Lebih lanjut, Sajang menambahkan peran ASR dalam sektor kesehatan, "Saya melihat langsung peran ASR dalam membantu sarana penunjang kesehatan masyarakat Sulawesi Tenggara, yaitu dengan pengadaan ambulans ASR menggunakan dana pribadi, bukan dari APBD atau dana pemerintah. Belum ada calon gubernur yang melakukan hal ini dengan tulus seperti ASR," tegasnya.
Sementara itu, Muhammad Ikram Palesa, salah satu tokoh pemuda Tolaki yang hadir, menyerukan agar masyarakat tidak terpengaruh oleh isu kesukuan. "Jangan pernah mau dibenturkan dengan isu kesukuan. Tidak ada korelasi dari penelitian manapun yang mengatakan bahwa kepedulian pemimpin terhadap masyarakatnya dihalangi oleh isu SARA, terutama isu suku," tegas Palesa.
Ikram Palesa juga menekankan pentingnya memilih pemimpin yang "sudah selesai dengan dirinya". "ASR telah selesai dengan dirinya. Kita perlu memilih pemimpin seperti ini agar tidak menjadi objek politik oleh politisi yang hanya mementingkan diri dan keluarganya," ujarnya. Ia menambahkan himbauan untuk menghindari politisi yang sedang berusaha membangun dinasti politik, karena mereka cenderung lebih memikirkan keluarga sendiri daripada rakyat Sulawesi Tenggara.
Kampanye di Wawotobi ini semakin menegaskan komitmen pasangan Andi Sumangerukka dan Ir. Hugua dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat Sulawesi Tenggara. Dengan semakin dekatnya hari pemilihan pada 27 November 2024, masyarakat Sulawesi Tenggara diharapkan dapat mempertimbangkan dengan seksama visi, misi, dan track record para calon sebelum memberikan suaranya.